Lomba Minat Baca dan Dalail Khairat di Aceh Besar

Membaca adalah suatu kegiatan yang sangat bermanfaat dalam menambah pengetahuan serta memperluas wawasan, selain memberikan kemampuan untuk berpikir produktif. Sebagaimana diketahui, membaca begitu penting bagi tua maupun muda usia. Tidak suka membaca berarti tidak memahami arti kehidupan dan akan tertinggal dari informasi yang senantiasa membanjiri masyarakat dari hari ke hari. Semakin banyak seseorang membaca, semakin banyak yang ia ketahui dibandingkan dengan mereka yang tidak atau jarang membaca. Semakin masyarakat terbiasa dengan membaca, semakin terasah pula intelektualnya yang berlanjut pada peningkatan kemakmuran dalam kehidupannya.

Demikian antara lain sambutan Bupati Aceh Besar T. Bukhari Daud dalam membuka Perlombaan Minat Baca se-Kabupaten Aceh Besar Tingkat SD, SMP dan SMA serta Lomba Dalail Khairat. Mengenai perpustakaan di negara maju seperti di Amerika, Inggris atau Australia, ia mengatakan bahwa tanggung jawab pembangunan perpustakaan dibebankan kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Pegawai perpustakaan direkrut dari pensiunan yang bersedia mengabdikan diri tanpa diberi honor karena sudah memperoleh gaji pensiun. Dengan tidak banyak terserapnya anggaran untuk menggaji pegawai, dana yang tersedia lebih banyak dimanfaatkan untuk pengembangan perpustakaan.

Acara yang digelar di halaman kantor kabupaten di kota Jantho pada hari Senin, 21 Mei 2007, dihadiri oleh Kepala Perpustakaan Nasional Dady Rachmananta yang didampingi Kepala Biro Umum T. Syamsulbahri, Kepala Badan Perpustakaan Daerah Aceh Kamaruddin, Kepala Bidang Layanan pada BPD Aceh Yusnidar, muspida dan pejabat terkait di jajaran Pemkab. Dalam laporannya mengawali acara pada hari itu, Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Aceh Besar Burhanuddin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan acara rutin tahunan yang meliputi lomba sinopsis, lomba mencipta dan membaca puisi, lomba pidato dan lomba Dalail Khairat. Dengan diadakannya berbagai lomba seperti itu, kunjungan ke perpustakaan menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, ditambah lagi dengan pemberian penghargaan kepada peminjam buku terbanyak dalam setahun.

Bersamaan dengan kegiatan lomba, serah terima bantuan mobil perpustakaan keliling (MPK) berikut 1,500 eks bahan pustaka dilakukan antara Kepala Perpusnas kepada Bupati Aceh Besar. Program ini merupakan hibah kepada 30 perpustakaan kabupaten/kota tahun untuk tahun anggaran 2006 sebagaimana yang sudah dilaksanakan sejak 2003. Sejauh ini Perpusnas telah membantu sebanyak 150 unit MPK dari sekitar 450 kabupaten/kota. Direncanakan pada tahun anggaran 2009 semua provinsi, kabupaten dan kota sudah mendapat minimal satu unit MPK. Namun persyaratan dan ketentuan tetap berlaku untuk bisa dinominasikan sebagai penerima bantuan, yaitu setiap daerah harus sudah memiliki perpustakaan dengan struktur kelembagaan yang jelas berupa badan atau kantor, SDM atau tenaga perpustakaan, dan dana operasional memadai yang teralokasi di APBD.

*** Sumber : Dady P. Rachmananta ***

You are here